Hambatan Menjadi Agen Asuransi

Apabila belum tahu keuntungan menjadi agen asuransi dan mendengar cerita agen-agen asuransi sukses yang punya gaji ratusan atau milyaran rupiah, profesi ini tidak begitu diminati oleh para pencari kerja. Mereka mengira bahwa pekerjaan ini sama seperti marketer atau sales dari perusahaan-perusahaan tertentu yang kebanyakan harus memenuhi target tertentu. Namun, setelah tahu keuntungan menjadi insurance agent, secara perlahan, profesi ini mulai dilirik oleh sebagian orang. Apakah Anda salah satu di antaranya? Jika jawabannya iya, perlu diketahui bahwa menjadi agen asuransi itu bukanlah hal yang mudah karena ada banyak hambatanya yang mana pada umumnya adalah sebagai berikut:

Sudah banyak di luar sana agen asuransi

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa profesi ini mulai dilirik oleh sebagian besar orang sehingga sudah ada banyak di luar sana agen-agen asuransi dari berbagai perusahaan asuransi. Kondisi ini menciptakan kompetisi tersendiri antar agen yang bisa berujung pada sulitnya mencari nasabah karena kebanyakan calon nasabah sudah tertarik dengan produk asuransi yang ditawarkan oleh agen dari perusahaan lain. Tidak perlu memperhatikan agen dari perusahaan lain dulu karena sebaiknya ketahui kompetisi dari agen yang bekerja di perusahaan yang sama. Apabila ada sekitar 15-20 agen yang bekerja di perusahaan tempat Anda bekerja, itu berarti bahwa Anda harus berkompetisi dengan orang sebanyak itu terlebih dahulu. Baru kemudian, berkompetisi dengan agen dari perusahaan lain.

Masyarakat yang tidak begitu percaya dengan produk asuransi atau takut rugi

Tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak orang di luar sana yang tidak begitu percaya dengan produk asuransi. Mereka mengira bahwa membeli asuransi itu tidak penting karena hanya akan menambah pengeluaran saja. Ada juga sejumlah masyarakat yang merasa takut rugi setelah membeli asuransi tertentu karena mereka tidak melakukan klaim sama sekai. Mereka takut jika polis mereka hangus begitu saja dan uang mereka hilang cuma-cuma. Maka dari itu, sebagian besar orang ketika didatangi oleh agen asuransi memilih untuk menghindar atau menjauh. Mereka melakukan hal tersebut agar tidak berurusan dengan agen asuransi. Bagian terburuknya adalah ada kalanya, agen asuransi harus rela menerima hinaan dan cacian dari calon nasabah karena dianggap tukang tipu. Beberapa agen asuransi yang pernah mengalami hal semacam ini, cukup merasa khawatir dan takut ketika menjalankan pekerjaan mereka.

Tenaga dan waktu yang kadang harus terbuang sia-sia

Untuk mencari nasabah, agen asuransi harus berkeliling ke berbagai tempat karena pada umumnya calon nasabah tidak datang begitu saja. Mereka harus bepergian dan kemudian menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan. Hal ini memang terdengar biasa saja tapi ketika menjalaninya, banyak tenaga dan waktu yang akan dihabiskan. Parahnya lagi adalah terkadang kerja keras ini harus diakhiri dengan kekecewaan karena tak satupun orang yang mau membeli asuransi yang sudah ditawarkan. Tentu saja menerima kekecewaan itu merupakan hal yang tidak mudah, apalagi sudah mengorbankan banyak waktu dan tenaga.

Well, masih tertarik untuk menjadi agen asuransi setelah mengetahui hambatan-hambatannya? Jika jawabannya masih, sebaiknya persiapkan diri sebaik mungkin dan hindari stres karena profesi yang dijalani tidaklah mudah. Meskipun demikian, tetap berpikir positif karena jika Anda sukses mendapatkan banyak nasabah, banyak pula komisi yang akan Anda dapatkan dan besar pula peluang untuk dipromosikan. Bila sudah mendapatkan ini, pendapatan Anda bisa berkali-kali lipat dari karyawan kantoran lainnya.

  • |
  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *